Bismillahirrohmanirrahim
Assalamu’alaikum Rembang....
Yay, Rembang adalah kota kelahiran saya, kota dimana saya menghabiskan
masa kecil, masa remaja, dan InsyaAllah masa dewasa dan masa tua (pengennya sih
begitu) Hehehe...
Dari TK, SD, SMP, dan SMA tinggal bersama orang tua, saat memasuki
bangku perkuliahan saya harus keluar dari Rembang dan LDR dengan orangtua...huhuhu
sedih sih, apa lagi saya tergolong anak yang dimanjakan. Tapi saat kuliahpun
saya tinggal bersama mbah, bisa sih ngekos tapi tinggal bersama mbah adalah
pilihan saya walaupun jarak rumah mbah ke kampus 'agak' jauh tapi tak apalah
harus terima resiko dong, kan sudah memilih... Resikonya? Saya jadi tidak
begitu pandai mengatasi masalah sendirian. Tapi saya harus belajar, tidak
selamanya tangan-tangan itu menggenggam kita bukan? *Eaaakk
Permintaan orangtua sih saya kuliahnya diarea kota dimana mbah tinggal
biar mudah pengawasannya gitu, jujur tempat dan jurusan dimana saya kuliah itu
atas saran orangtua, ya karena dari dulu saya ga tau mau kuliah dimana dan
jurusan apa setelah saya berkali kali ditolak universitas pilihan saya. Sakit? Sakit
sih dikit...hahaha ya itu sudah resiko karena saya kekeh pengen di univ itu, ga
ada yang lain, ya pkoknya harus itu (keras kepala) *emang...hahaha rasa sakit
yang dulu saya rasakan itu juga pilihan saya... Alhamdulillah punya orangtua
yang sabar *hehehe
Pilihan orangtua tidak akan menjerumuskan anaknya kok (orangtua pasti akan memberikan yang terbaik untuk anaknya)...Husnudzon
saja... Alhamdulillah saya baik-baik saja selama saya mengikuti pilihan
orangtua (banyak membangkangnya sih sejujurnya *tidak untuk ditiru).
Setelah lulus kuliah, saya diberi kelonggaran buat milih tetep stay
sama mbah atau pulang ke Rembang. Dan saya memilih....jengjengjeng.....ikut
pulang ke Rembang. Kalo ditanya kenapa? Ya saya belum bisa move on dari Rembang,
walaupun sudah mencicipi keindahan kota lain, tapi tetap pengen pulang Rembang. Itu pilihan
saya, dan saya akan menanggung segala resikonya 💪.
Banyak orang bertanya “kenapa ngga disana saja? Kan disana kota besar, lapangan
pekerjaan lebih luas, tawaran gaji lebih besar” ya saya tau, saya menyadari
itu. Rembang bukan kota besar, sepi (katanya), hanya sebuah daerah diperbatasan
provinsi jateng dan jatim. Hanya? Bukan hanya deng... hahaha. Tapi, kalo hati
sudah nyaman gimana dong? Apa kenyamanan bisa ditukar dengan karir yang bagus? Gaji
besar? Atau iming-iming dunia yang lain? Banyak yang memaksa aku tetap stay
dikota itu, tetapi aku jawab “biarkan aku mencoba memilih jalan hidupku
sendiri, dan akan ku terima segala resikonya” *Eaaa.. banyak yang dikecewain pasti,
tapi aku tidak bermaksud untuk berbuat seperti itu gaes percayalah 😖 apasih salahnya anak Rembang
pulang ke Rembang? Kalo bisa sih saya pengen terlibat dalam membangun kota
Rembang biar jadi rame dan maju. Pengennya...Semoga Allah mengijinkan...hehe
*Awalnya sih disuruh milih, tapi ttp ada yang maksa 😄* tak apa, semua
orang boleh kok berpendapat untuk mengubah pemikiranku, tapi keputusan pilihan
tetap ditanganku donggg...haha
Setelah di Rembang, saya berusaha untuk istiqomah mencari pengalaman
di Rembang, dan akhirnya.... Yaasss I did it, saya berhasil diterima di salah
satu tempat (pekerjaan) yang saya pilih sendiri. Tapi, sayangnya orangtua tidak
mengijinkan... Beliau-beliau menginginkan saya bekerja ditempat yang lebih
dekat dengan rumah. Setelah memalui perdebatan yang panas, saya memutuskan
untuk.... Oke saya mengundurkan diri dengan berat hati. Sedih? Pasti... Dan
saya harus menunggu rumah lebih lama lagi, tak apa... nurut sama orangtua ngga
salah kok, ada balasannya InsyaAllah. Ya itu pilihan saya untuk lebih tidak
mementingkan ego saya, bodoamat lah sama omongan netijen kanan dan kiri, jalan
lain masih terbuka gaes.... Ridho orangtua Ridho Allah juga InsyaAllah 😊 bukankan kehidupan
kita didunia sudah ada yang mengatur? Jangan lupa disetiap kita menentukan pilihan selalu
melibatkan Allah didalamnya, karena Allah Yang Maha Mengetahui, Allah Yang Maha
Pemberi Petunjuk, Allah Yang Maha Pemberi Pertolongan dan Allah adalah Pembuat
Skenario Terbaik, percayalah 😉.
Kalian yang memilih, Orangtua dan Allah yang meridhoi di setiap langkah
pilihanmu 😊
Semangaattt....Bahagia lewat jalan mana itu kalian yang pilih, dan setiap pilihan pasti ada resikonya, jangan takut untuk memilih, yakinlah pertolongan Allah itu dekat... Allah always besides us...😊